Entri Populer

Kamis, 21 Maret 2013

Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh.


Kesatria jatuh cinta pada putri bungsu dari Kerajaan Bidadari.
Sang Putri naik ke langit.
Kesatria kebingungan.
Kesatria pintar naik kuda dan bermanin pedang,
tapi tidak tahu caranya terbang.
Kesatria keluar dari kastel untuk belajar terbang pada kupu-kupu.
Tetapi, kupu-kupu hanya bisa menempatkannya di pucuk pohon.
Kesatria lalu belajar kepada burung gereja.
Burung gereja hanya mampu mengajarinya sampai ke atas menara.
Kesatria kemudian berguru pada burung elang.
Burung elang hanya mampu membawanya ke puncak gunung.
Tak ada unggas bersayap yang mempu terbang lebih tinggi lagi.
Kesatria sedih,
tapi tak putus asa.
Kesatria memohon kepada angin.
Angin mengajarinya berkeliling mengitari bumi,
lebih tinggi dari gunung dan awan.
Namun, sang Putri masih jauh di awang-awang,
dan tak ada angin yang mampu menusuk langit.
Kesatria sedih dan kali ini ia putus asa.
Sampai satu malam, ada Bintang Jatuh yang berhenti mendengar tangis dukanya.
Ia menawari Kesatria untuk melesat secepat cahaya.
Melesat lebih cepat dari kilat dan setinggi sejuta langit dijadikan satu.
Namun, kalau Kesatria tak mampu mendarat tepat di Putrinya,
 ia akan mati.
Hancur dalam kecepatan yang membahayakan,
menjadi serbuk yang membedaki langit, dan tamat.
Kesatria setuju. Ia relakan seluruh kepercayaannya pada Bintang Jatuh menjadi sebuah nyawa.
Dan, ia relakan nyawa itu bergantung hanya pada serpih detik yang mematikan.
Bintang Jatuh menggenggam tangannya. "Inilah perjalanan sebuah cinta sejati,"
ia berbisik,
"tutuplah matamu, Kesatria. Katakan untuk berhenti begitu hatimu merasakan keeradaannya."
Melesatkah mereka berdua. Dingin yang tak terhingga serasa merobek hati Ksatria mungil,
tapi hangat jiwanya diterangi rasa cinta.
Dan, ia merasakannya. "Berhenti!"
Bintang Jatuh melongok kebawah,
dan ia pun melihat sosok putri cantik yang kesepian.
Bersinar bagaikan gugus Orion di tengah kelamnya galaksi.
Ia pun jatuh hati.
Dilepaskannya genggaman itu. Sewujud nyawa yang terbentuk atas cinta dan percaya.
Kesatria melesat menuju kehancuran.
Sementara sang Bintang mendarat turun untuk mendapatkan sang Putri.
Kesatria yang malang.
Sebagai balasannya, di langit kutub dilukiskan aurora.
Untuk mengenang kehalusan dan ketulusan hati Kesatria

#SUPERNOVA-DEE

Sabtu, 12 Januari 2013

Pernahkah kita mencintai dan dicintai seperti ini...?



Seseorang yang mencintai kamu... Tidak bisa memberi alasan, mengapa ia mencintaimu... Dia hanya tahu, di mata dia, kamulah satu-satu nya...

Seseorang yang mencintai kamu...
Sebenarnya selalu membuatmu marah, gila, jengkel, stress...
Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Jarang memujimu...
Tetapi di dalam hatinya, kamu adalah yang terbaik...
Hanya itu yang ia tahu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Akan marah atau mengeluh...
Jika kamu tidak membalas pesannya atau teleponnya...
Karena ia peduli, dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu...
Dan, ketika kamu mencoba menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya...
Di mana hatinya selalu berdegup, berdenyut, bergetar untukmu...

Seseorang yang mencintai kamu...
Akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan...
Yang sengaja terucap, atau bahkan yang tidak sengaja...
Dan ia akan selalu menggunakan kata-kata itu, tepat pada waktunya...

Seseorang yang mencintai kamu...
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah...
Karena ia tidak mau mengingkari janjinya...
Ia ingin kamu untuk mempercayainya...
Dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman untukmu selamanya...

Seseorang yang mencintai kamu...
Mungkin tidak bisa mengingat kejadian atau kesempatan istimewa, seperti perayaan hari ulang tahunmu, atau yang lainnya... Tapi ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui adalah saat di mana... Ia mencintai kamu, dan tidak peduli hari apakah ini...

Pernahkan kita mencintai dan dicintai seperti ini...?

Rabu, 02 Januari 2013

Especialy for you

Especially for you
I want to let you know what I was going through
All the time we were apart I thought of you
You were in my heart
My love never changed
I still feel the same

Especially for you
I want to tell you I was feeling that way too
And if dreams were wings, you know
I would have flown to you
To be where you are
No matter how far
And now that I'm next to you

No more dreaming about  tomorrow
Forget the loneliness and the sorrow
I've got to say
It's all because of you

Especially for you
I want to tell you, you mean all the world to me
How I'm certain that our love was meant to be
You changed my life
You showed me the way
And now I'm next to you

I've waited long enough to find you
I want to put all the hurt behind you
And I want to bring out the love
Inside you, oh and
Now were together, together
I want to show you my heart is oh so true
And all the love I have is
Especially for you

http://favim.com/orig/201106/28/ball-blue-cute-feliz-orange-special-Favim.com-86310.jpg

When You Say Nothing At All

It's amazing how you can speak right to my heart
Without saying a word you can light up the dark 
Try as I may I can never explain 
What I hear when you don't say a thing

All day long I can hear people talking out loud
But when you hold me near  
You drown out the crowd
Try as they may, they can never defy 
What's been said between your heart and mine
 
The smile on your face let's me know that you need me 
There's a truth in your eyes saying you'll never leave me 
The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall 
You say it best, when you say nothing at all
 
 

Just Let it Go

Kita tidak bisa mencegah pikiran dan perilaku orang-orang saat mereka menilai kita. Itu seperti arus sungai yang terus mengalir ke hilir. Kita hanya bisa memilih, ikut hanyut terombang-ambing dengan rasa sakit sampai kelaut atau berusaha menepi dan tak peduli.


Senin, 31 Desember 2012

Rain and Umbrella

Quotation : ” Heavy rains remind us of challenges in life. Never ask for a lighter rain. Just pray for a better umbrella. That is attitude”.



Jangan berharap akan cobaan yang lebih ringan, tapi berharaplah kau bisa punya kekuatan dan pelindungan yang lebih besar. Bukankan semua sudah terjadi sesuai kadarnya? “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” (QS. Al Baqarah:286).

 

Filosofi Payung (repost)


Payung punya fungsi penting bagi sebagian aktivitas manusia. Selain melindungi manusia dari terik matahari, payung juga menjadi pelindung di saat hujan. Payung juga punya makna konotatif yang berarti pelindung atau penjaga seperti terlihat dalam peribahasa yang menyebutkan ‘sedia payung sebelum hujan’. Dalam peribahasa ini, payung punya makna pelindung yang harus disiapkan sebelum terjadi hal-hal buruk.

Selain itu, ada juga makna religius yang terselip di balik payung. Sekitar 1.000 tahun sebelum masehi, payung sudah dikenal oleh bangsa Mesir kuno. Cuma, tidak seperti zaman sekarang, payung di masa itu hanya bisa digunakan oleh kalangan tertentu. Penggunaan payung oleh kalangan khusus ini juga punya makna tersendiri.

Bangsa Mesir kuno menggunakan payung sebagai simbol religius. Saat itu, payung hanya bisa digunakan oleh mereka yang dianggap dan dinobatkan sebagai tokoh religius. Tinggi rendahnya status mereka di mata masyarakat, dibedakan oleh panjang tangkai payung yang dikenakan. Makin panjang tangkainya, berarti yang bersangkutan punya posisi lebih tinggi dalam aktivitas religius di tengah masyarakat.

Yang tangkai payungnya paling panjang, tentu sang raja atau penguasa tertinggi. Bawahan-bawahannya punya tangkai payung, disesuaikan juga dengan kewenangan yang dimiliki. Penggunaan payung untuk kalangan pesohor di Mesir saat itu juga dimaknai bahwa kubah dari surga melindungi kekuasaan para bangsawan dan tokoh religius.

Selain Mesir, masyarakat Yunani kuno juga diketahui biasa memakai payung. Bedanya, seperti ditulis situs literary-liaisons.com, masyarakat Yunani kuno menjadikan payung sebagai simbol erotisme. Barangkali, di zaman sekarang simbol erotisme payung seperti ini bisa terlihat dari para umbrella girl yang mengiringi balapan mobil atau motor.

Di abad pertengahan, payung juga banyak digunakan oleh masyarakat Asia dan Afrika. Saat itu daratan Eropa belum banyak menggunakannya. Hingga sekitar abad ke-16, payung di kedua wilayah tersebut banyak digunakan untuk menyempurnakan kebutuhan fashion. Begitu para penjajah Eropa datang ke Asia, budaya payung ini pun menyebar. Mereka membawa budaya payung ini ke Eropa.

Mulanya, payung populer digunakan oleh masyarakat Portugal. Kemudian dari sini, payung menyebar ke Prancis sebagai bagian dari fashion. Para raja Prancis dan Inggris saat itu menggunakan payung dalam pesta-pesta atau upacara pernikahan. Dari sini kemudian fungsi payung mulai dikembangkan. Pada akhir abad ke-16, payung tidak lagi digunakan sebagai perlengkapan fashion, tapi mulai dimanfaatkan untuk melindungi diri dari panas dan hujan.

Memasuki abad ke-18, budaya payung sudah menyebar ke banyak wilayah. Masyarakat dunia sudah mengenalnya untuk berbagai tujuan. Terkadang payung digunakan untuk kepentingan religius, seperti memayungi raja atau jenazah yang hendak dikubur. Pada kesempatan lain, payung juga punya fungsi erotis, dan fungsi melindungi. Saat ini, payung juga menjadi salah satu alat untuk mencari nafkah bagi sebagian orang yang bekerja menjadi ojek payung di musim hujan.